Bagi pengusaha angkutan, satu unit angkot atau bus adalah sumber penghasilan yang bergerak sepanjang hari. Masalahnya, begitu kendaraan keluar dari pool, pemilik sering hanya mengandalkan laporan lisan sopir: berapa rit yang ditempuh, di mana kendaraan berhenti, dan mengapa setoran kurang. GPS pelacak angkot dan bus membantu mengubah dugaan menjadi data. Artikel ini membahas mengapa teknologi pelacakan makin relevan bagi angkutan umum di Medan, fitur apa yang paling berguna, dan bagaimana menerapkannya tanpa membuat sopir merasa dimata-matai.

Lanskap angkutan perkotaan di Medan berubah sejak hadirnya bus dengan skema Buy The Service (BTS) dari Kementerian Perhubungan. Menurut Bisnis.com, layanan Teman Bus di Medan melayani lima koridor yang berujung di Lapangan Merdeka, yaitu dari Terminal Pinang Baris, Terminal Amplas, Belawan, Medan Tuntungan, dan Tembung. Operasionalnya dipantau melalui sistem digital secara real-time, dan penumpang bisa melihat rute serta jadwal lewat aplikasi.
ANTARA melaporkan bahwa Menteri Perhubungan saat itu menyebut 72 unit bus beroperasi di lima koridor tersebut. Pada 2021, Ketua Organda Kota Medan juga menyampaikan bahwa pendapatan angkot yang trayeknya dilintasi bus BTS, misalnya trayek Amplas–Belawan, turun cukup besar.
Artinya, penumpang kini punya pembanding. Mereka terbiasa dengan layanan yang terjadwal, terpantau, dan jelas posisinya. Pengusaha angkot dan bus swasta yang ingin tetap bersaing perlu menata operasional agar lebih tertib, dan data perjalanan adalah titik awalnya.
Pemerintah telah mengatur Standar Pelayanan Minimal angkutan orang dalam trayek melalui Permenhub Nomor 98 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan Permenhub Nomor 29 Tahun 2015. Rangkuman Hukumonline menyebut aspek yang diatur meliputi keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan. Beberapa contoh item yang disebut antara lain identitas kendaraan dan awak, lampu isyarat darurat, alat pemecah kaca, alat pemadam api, pembatas kecepatan, serta stiker nomor pengaduan.
GPS pelacak bukan pengganti kewajiban-kewajiban tersebut. Namun, data dari GPS membantu pengusaha membuktikan dan menjaga keteraturan layanan: apakah kendaraan berjalan di trayeknya, apakah kecepatannya wajar, dan apakah jam operasional sesuai rencana.
Pemilik dapat melihat posisi setiap unit di peta dan memutar ulang jalur perjalanan harian. Dari sini terlihat berapa kali kendaraan bolak-balik di trayek, kapan mulai dan selesai beroperasi, serta di mana saja kendaraan berhenti lama.
Area virtual bisa dibuat di sekitar trayek, terminal, atau pool. Sistem akan memberi tahu bila kendaraan keluar dari jalur yang semestinya. Penjelasan lebih detail ada di artikel GPS pelacak dengan geofence.
Kebiasaan kejar setoran sering mendorong sopir memacu kendaraan. Notifikasi overspeed membantu pemilik menegur sejak dini sebelum terjadi kecelakaan yang merugikan penumpang dan usaha.
Kendaraan yang lama “ngetem” dengan mesin hidup memboroskan bahan bakar. Laporan durasi mesin menyala membantu menghitung biaya operasional per unit secara lebih jujur.
Untuk bus, kamera dalam kabin atau kamera depan dapat melengkapi data lokasi ketika terjadi insiden atau keluhan penumpang. Baca juga GPS pelacak dan kamera mobil.
Untuk usaha dengan banyak unit, prinsip pengelolaannya mirip dengan armada bisnis lain. Anda bisa membaca cara GPS mengubah pengawasan banyak kendaraan dalam satu bisnis sebagai referensi tambahan.
Bayangkan Anda memiliki tiga angkot di trayek yang sama. Dari riwayat perjalanan sepekan, dua unit rata-rata menempuh jumlah rit yang mirip, sementara satu unit jauh lebih sedikit dan sering berhenti lama di lokasi yang sama di luar trayek. Data ini tidak otomatis membuktikan kesalahan sopir, sebab bisa saja kendaraan sedang bermasalah atau terjebak perbaikan jalan. Namun, data tersebut memberi bahan diskusi yang konkret. Pemilik bisa menanyakan penyebabnya, memeriksa kondisi kendaraan, lalu memutuskan langkah yang adil. Pola seperti ini sulit terlihat bila pemilik hanya mengandalkan setoran harian tanpa catatan perjalanan.
Soal keselamatan di jalan raya Sumatera Utara, Anda juga dapat membaca GPS pelacak untuk keselamatan berkendara di Medan dan Sumut. Untuk pemasangan, GPSNESIA melayani pasang GPS mobil di Medan, sementara pengusaha angkutan di kota lain dapat menghubungi GPS Palembang atau GPS Surabaya untuk layanan setempat.
Cocok. Justru pemilik dengan sedikit unit biasanya tidak punya pengawas lapangan, sehingga data posisi dan riwayat perjalanan sangat membantu.
Sebaiknya tidak. Pemasangan yang tersembunyi dan notifikasi pemutusan daya membantu pemilik mengetahui bila ada upaya mematikan perangkat.
Bisa sebagai data pendukung. Jumlah rit, jarak tempuh, dan jam operasional dapat dibandingkan dengan setoran harian untuk melihat pola yang tidak wajar.
Biaya tergantung jenis perangkat dan fitur yang dipilih. Lihat informasi terbaru di halaman pricelist GPSNESIA.
Di tengah persaingan dengan layanan bus yang terjadwal dan terpantau, pengusaha angkot dan bus perlu operasional yang lebih tertib. GPS pelacak memberikan data posisi, riwayat perjalanan, kecepatan, dan jam operasional yang bisa dipakai untuk menata setoran, meningkatkan keselamatan, dan melindungi aset. Siap membenahi operasional armada angkutan Anda? Hubungi GPSNESIA melalui WhatsApp 08116564644 untuk konsultasi dan pemasangan di Medan.
Foto: Sean Lee dan Antonio Rull di Unsplash.
Mobil Modern, Pengawasan Harus Modern Juga Zaman sudah berubah, dan begitu juga cara kita menjaga kendaraan. Dulu, keamanan mobil hanya mengandalkan alarm atau kunci setir. Tapi di era digital ini, teknologi GPS mobil pintar menghadirkan solusi yang lebih canggih: mobil... selengkapnya
Tidak ada seorang pun yang berharap mengalami situasi genting saat berkendara. Namun kenyataannya, berbagai kondisi tidak terduga bisa terjadi kapan saja. Kendaraan bisa mengalami kendala di perjalanan, terlambat tiba di lokasi tujuan, atau berada di tempat yang sulit dijelaskan melalui... selengkapnya
Perkembangan teknologi digital membawa banyak perubahan dalam dunia transportasi. Salah satu teknologi yang kini semakin dibutuhkan adalah GPS kendaraan. Dahulu GPS hanya digunakan oleh perusahaan besar untuk memantau armada operasional, namun sekarang teknologi ini sudah menjadi kebutuhan penting bagi hampir... selengkapnya
Belum ada komentar