Saat membaca spesifikasi perangkat pelacak, Anda mungkin menemukan istilah seperti “GPS + GLONASS”, “BeiDou”, atau “multi-GNSS”. Istilah ini bukan sekadar jargon pemasaran. GPS pelacak multi-GNSS mampu menangkap sinyal dari lebih dari satu sistem satelit navigasi, sehingga peluang mendapatkan posisi yang stabil meningkat, terutama di kota padat gedung seperti pusat Medan atau di jalur lintas Sumatera yang diapit perbukitan. Artikel ini menjelaskan apa itu GNSS, perbedaan setiap sistem, dan kapan fitur ini benar-benar berpengaruh bagi kendaraan Anda.

GNSS (Global Navigation Satellite System) adalah sebutan umum untuk sistem satelit yang menyediakan layanan penentuan posisi, navigasi, dan waktu. GPS hanyalah salah satunya, yaitu sistem milik Amerika Serikat. Karena GPS paling dulu populer, namanya kemudian dipakai untuk menyebut semua alat pelacak, mirip seperti orang menyebut semua air mineral dengan satu merek.
Prinsip kerjanya sama: satelit memancarkan sinyal berisi informasi waktu dan orbit, lalu penerima di kendaraan menghitung jarak ke beberapa satelit sekaligus untuk menentukan titik koordinat. Semakin banyak satelit yang terlihat dan semakin baik sebarannya di langit, semakin besar peluang mendapatkan posisi yang akurat.
Menurut GPS.gov, pemerintah AS berkomitmen menjaga setidaknya 24 satelit GPS beroperasi 95% waktu, dan per Juli 2023 Space Force mengoperasikan 31 satelit. Satelit mengorbit di ketinggian sekitar 20.200 km dan mengelilingi bumi dua kali sehari. Susunan orbitnya dirancang agar pengguna dapat melihat minimal empat satelit dari hampir semua titik di bumi.
GLONASS membutuhkan 24 satelit untuk cakupan global. Sistem ini sempat merosot hingga hanya beberapa satelit aktif pada awal 2000-an, lalu cakupan globalnya pulih pada 2011.
Galileo adalah sistem navigasi sipil Eropa yang mencapai status operasional penuh dengan 24 satelit pada 2024, dengan generasi satelit baru direncanakan mulai 2027. Galileo dirancang agar dapat bekerja sama dengan GPS dan GLONASS.
Generasi ketiga BeiDou dinyatakan rampung dan mulai memberikan layanan global penuh pada 31 Juli 2020, setelah satelit terakhirnya diluncurkan pada 23 Juni 2020.
Jepang mengoperasikan QZSS dan India memiliki NavIC. Keduanya bersifat regional dan dirancang sebagai pelengkap sistem global, bukan pengganti.
Bayangkan Anda mencari sinyal di antara gedung-gedung tinggi. Sebagian langit tertutup, sehingga hanya sedikit satelit GPS yang terlihat. Jika perangkat juga bisa membaca satelit BeiDou, GLONASS, atau Galileo, jumlah satelit yang tersedia bertambah dan geometri posisinya cenderung lebih baik.
Uji lapangan yang dilakukan Badan GNSS Eropa (GSA, kini EUSPA) bersama Rx Networks menunjukkan bahwa menambahkan Galileo pada GPS dan/atau GLONASS meningkatkan akurasi posisi di lingkungan sulit seperti ngarai perkotaan (urban canyon) dan dalam ruangan. Uji tersebut dilakukan pada 2014 ketika satelit Galileo masih sedikit, sehingga manfaatnya kini berpotensi lebih besar karena konstelasinya sudah lengkap.
Keuntungan praktis multi-GNSS bagi kendaraan antara lain:
Multi-GNSS bukan obat untuk semua masalah lokasi. GPS.gov menyebut ponsel pintar dengan GPS umumnya akurat dalam radius sekitar 4,9 meter di bawah langit terbuka. Di luar kondisi ideal, akurasi bisa menurun karena beberapa faktor yang tetap berlaku apa pun sistem satelitnya:
Selain itu, posisi yang sudah dihitung dengan baik tetap perlu dikirim ke server melalui jaringan seluler. Jika sinyal operator lemah atau kuota habis, titik di aplikasi tidak akan bergerak meski penerima satelitnya bekerja sempurna. Penyebab titik meleset dan lokasi tidak update kami uraikan lebih lengkap di artikel penyebab titik lokasi GPS pelacak kurang akurat dan GPS pelacak mobil tidak update.
Untuk kendaraan pribadi maupun operasional, Anda dapat melihat pilihan perangkat di halaman GPS pelacak mobil GPSNESIA. Bila kendaraan Anda sering beroperasi di luar Sumatera Utara, dukungan pemasangan juga tersedia melalui GPS Palembang dan GPS Surabaya.
Tidak selalu lebih akurat di area terbuka, karena GPS saja sudah cukup baik di sana. Keunggulannya paling terasa di lingkungan sulit seperti kawasan padat gedung, karena lebih banyak satelit yang bisa dipakai.
Sinyal navigasi terbuka dari sistem-sistem ini dapat diterima tanpa biaya langganan satelit. Biaya yang Anda bayar umumnya untuk perangkat, kartu SIM atau kuota data, dan layanan platform pelacakan.
Tidak. Sinyal satelit sangat lemah dan mudah terhalang beton. Di basement, perangkat biasanya menampilkan posisi terakhir yang tercatat sebelum kendaraan masuk.
Tidak sepenuhnya. Jammer dapat mengganggu penerimaan sinyal satelit. Itulah sebabnya fitur peringatan kehilangan sinyal dan pemasangan perangkat yang tersembunyi tetap penting.
GPS hanyalah satu dari beberapa sistem satelit navigasi global. GPS pelacak multi-GNSS yang mampu membaca GPS, GLONASS, Galileo, dan BeiDou memiliki lebih banyak satelit untuk diandalkan, sehingga posisinya cenderung lebih cepat terkunci dan lebih stabil di lingkungan sulit. Meski begitu, akurasi tetap dipengaruhi penghalang sinyal, kualitas antena, pemasangan, dan jaringan seluler, jadi pilihlah perangkat dan penyedia yang memperhatikan semua faktor tersebut.
Butuh rekomendasi GPS pelacak yang stabil untuk kendaraan Anda di Medan? Hubungi tim GPSNESIA melalui WhatsApp 08116564644 untuk konsultasi gratis, dan lihat daftar harga terbaru di halaman pricelist.
Foto: Bhavya Pratap Singh dan William Hadley via Unsplash.
💓 Di dunia yang semakin canggih, teknologi kini tidak hanya bekerja untuk manusia — tetapi juga mulai memahami manusia. Bayangkan sistem GPS Medan, GPS Surabaya, atau GPS Palembang yang mampu membaca suasana hati pengemudi, mengenali stres di tengah kemacetan, lalu... selengkapnya
LDR Itu Berat? GPS Tracker Bisa Jadi Solusinya Menjalani Long Distance Relationship (LDR) adalah tantangan yang membutuhkan komitmen ekstra. Jarak yang memisahkan seringkali membawa serta rasa khawatir yang berlebihan, sulitnya memantau kondisi dan aktivitas pasangan, serta tantangan dalam membangun dan... selengkapnya
Keamanan kendaraan menjadi salah satu hal penting yang sangat diperhatikan masyarakat modern saat ini. Tingginya mobilitas harian membuat penggunaan teknologi keamanan kendaraan semakin dibutuhkan, khususnya untuk kendaraan roda dua. Karena itulah penggunaan gps medan kini semakin populer di kalangan pengguna motor... selengkapnya
Belum ada komentar