Musim hujan di Medan bukan hanya soal jalan licin dan macet. Ketika sungai meluap, kendaraan bisa terjebak genangan, terendam di garasi, atau terpaksa ditinggal di tempat yang tidak biasa. Pada saat seperti itu, GPS pelacak di musim hujan dan banjir justru paling dibutuhkan: untuk mengetahui posisi kendaraan, memantau kondisinya, dan memastikan tidak ada yang memanfaatkan situasi. Agar alat tetap bisa diandalkan, ada beberapa persiapan sederhana yang sebaiknya dilakukan sebelum hujan deras datang.

Banjir bukan kejadian langka di Medan. BPBD Kota Medan mencatat banjir akhir November 2024 berdampak pada 24.874 warga di sepuluh kecamatan, antara lain Medan Maimun, Medan Johor, Medan Sunggal, dan Medan Helvetia, akibat meluapnya Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Sei Belawan. Setahun kemudian, pada 27 November 2025, Katadata melaporkan belasan titik jalan protokol di Medan tergenang, termasuk di bawah Flyover Amplas yang airnya sekitar 60 cm sehingga mobil dan sepeda motor tidak bisa melintas.
Untuk musim ini, BMKG memperkirakan musim hujan 2026/2027 mulai bertahap pada November hingga Desember 2026, dengan sebagian besar wilayah Sumatera diprediksi mengalami puncak hujan pada Desember 2026. Artinya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memeriksa kesiapan kendaraan dan perangkat pelacaknya.
Perangkat GPS pelacak umumnya dipasang di dalam kabin atau di balik panel, sehingga tidak terkena air hujan langsung. Gangguan yang lebih sering muncul saat hujan justru berasal dari lingkungan, misalnya kendaraan berlindung di basement atau kolong jembatan yang menghalangi pandangan ke langit. GPS.gov menyebut penghalang yang membatasi jumlah satelit yang terlihat sebagai salah satu faktor yang menurunkan akurasi.
Masalah serius muncul ketika air masuk ke kabin atau ruang mesin. Air dapat menyebabkan korsleting pada kabel daya, konektor, dan aki. Bila sumber daya terputus, perangkat beralih ke baterai cadangan internal (jika ada) yang kapasitasnya terbatas. Pemahaman tentang hubungan alat dan aki bisa Anda perdalam di artikel GPS pelacak dan aki kendaraan.
Sebagian perangkat elektronik mencantumkan kode IP (Ingress Protection) menurut standar IEC/DIN EN 60529. Contohnya, IP67 berarti tertutup rapat dari debu dan diuji tahan rendaman sementara di kedalaman 1 meter selama 30 menit. Perlu dicatat, pengujian ini dilakukan pada perangkat baru dan tidak memperhitungkan penuaan, sehingga label tahan air bukan jaminan seumur pakai. Tanyakan kepada penyedia mengenai spesifikasi perangkat yang Anda gunakan.
Riwayat perjalanan di aplikasi GPS bisa membantu Anda mengenali pola. Coba lihat kembali di mana saja kendaraan biasanya diparkir saat malam hari atau saat jam kerja. Jika salah satu titik ternyata berada di kawasan yang sering tergenang, pertimbangkan alternatif parkir yang lebih tinggi selama puncak musim hujan, misalnya lantai atas gedung parkir atau halaman yang permukaannya lebih tinggi dari jalan.
Fitur geofence juga bisa dimanfaatkan dengan cara yang sedikit berbeda. Buat pagar virtual di sekitar lokasi parkir yang aman, lalu aktifkan notifikasi saat kendaraan keluar dari area tersebut. Bila pada malam banjir ada anggota keluarga yang perlu memindahkan mobil, Anda akan segera tahu dan bisa memastikan kendaraan dibawa ke tempat yang tepat, bukan malah ke arah genangan.
Ketika air mulai naik dan Anda tidak sedang berada di dekat kendaraan, GPS pelacak membantu mengambil keputusan dengan lebih tenang:
Bagi pengendara motor yang sering menerjang genangan, pilihan perangkat dan pemasangannya juga perlu disesuaikan. Lihat informasi GPS pelacak motor di GPSNESIA.
Setelah kendaraan aman, lakukan pemeriksaan bertahap sebelum dipakai lagi:
Mencatat tanggal, lokasi, dan ketinggian air juga berguna bila Anda perlu mengurus klaim asuransi kendaraan.
Pada umumnya hujan bukan penyebab utama. Gangguan lebih sering terjadi karena kendaraan berada di tempat tertutup, sinyal seluler lemah, atau sumber daya bermasalah.
Bisa ya, bisa tidak, tergantung ketinggian air, lamanya rendaman, dan posisi pemasangan. Mintalah teknisi memeriksa perangkat sebelum Anda mengandalkannya kembali.
Jika perangkat terpasang di titik yang sangat rendah, konsultasikan dengan teknisi. Posisi yang lebih aman dari genangan bisa dipertimbangkan tanpa mengorbankan penyembunyian alat.
GPS pelacak tetap menjadi alat penting di musim hujan dan banjir, asalkan kelistrikan, kartu SIM, dan notifikasinya disiapkan sejak awal. Periksa perangkat sebelum puncak hujan, manfaatkan data saat situasi darurat, dan lakukan pengecekan menyeluruh setelah banjir surut. Bagi keluarga atau rekan di kota lain, layanan serupa dapat dicari melalui GPS Palembang dan GPS Surabaya. Untuk pengecekan atau pemasangan GPS di Medan, hubungi GPSNESIA lewat WhatsApp 08116564644. Informasi harga tersedia di halaman pricelist.
Foto: Andrey K dan Aldward Castillo di Unsplash.
Selama ini, menjaga mobil sering kali hanya berarti mengunci pintu, mengaktifkan alarm, atau memarkirkannya di tempat yang dianggap aman. Namun, bagaimana jika keamanan kendaraan bisa dipantau hanya dari satu titik di layar smartphone? Inilah cara kerja GPS tracker yang mulai... selengkapnya
📊 GPS Tracker: Pusat Analisis Data untuk Bisnis Transportasi Dalam dunia bisnis transportasi dan logistik yang kompetitif, margin keuntungan seringkali ditentukan oleh efisiensi operasional sekecil apa pun. Perusahaan kini tidak lagi hanya mengandalkan insting, melainkan pada data digital yang akurat... selengkapnya
GPS pelacak mobil tidak update di aplikasi? Kenali 7 penyebabnya, dari sinyal, kuota kartu SIM, hingga aki lemah, serta cara mengatasinya dengan mudah. selengkapnya
Belum ada komentar